![]() |
| Tampilan via Smartphone |
Commercial, Editorial, Illustration dan Mature Content, merupakan istilah-istilah familiar yang sering ditanyakan oleh Contributor pemula. Pada tulisan singkat kali ini saya akan memberikan sedikit penjelasan tentang arti istilah-istilah tersebut.
![]() |
| Tampilan via Browser |
Di Shutterstock kita bisa mengirim file, baik itu Foto yang kita tangkap dari Kamera HP ataupun DSLR. Dan kita juga bisa mengirim file desain kita baik itu berformat .eps ataupun .jpeg.
Untuk Foto kita cukup pilih/klik Image type "Photo" untuk yang submit melalui Browser, sedangkan jika submit dari Smartphone tidak ada pilihan seperti di atas, artinya bila kita submit dari Smartphone (file yang kita upload sudah dianggap sebagai Photo tanpa harus memilih Image type seperti diatas). Semoga bisa dimengerti, karena kita tidak perlu ambil pusing tentang Image type "Photo" ini.
Untuk desain, bagi yang upload desain dengan format .eps, secara otomatis opsi/pilihan Illustration akan terpilih, sedangkan untuk kamu yang upload desain dalam format .jpeg kamu harus mencentang opsi/pilihan Illustration, lihat ilustrasi di bawah
Bagi kamu yang submit melalui Browser, tampilannya akan seperti ini:
![]() |
| Klik Opsi Illustration |
Bagi kamu yang submit melalui Aplikasi Mobile, tampilannya akan seperti ini:
Apa akibatnya jika kita submit desain dalam format .jpeg, dan kita lupa memilih opsi Illustration? Akibatnya adalah reject, alasan rejectnya seperti ini.
“This image must be designated as an illustration. Please resubmit and ensure the "Illustration" checkbox is checked before submitting,”
Solusinya? Mudah tinggal upload ulang dan jangan lupa klik/centang opsi Illustration.
Sekarang penjelasan tentang konten "Commercial" dan "Editorial". Saya jelaskan dengan baik semoga dapat dimengerti.
Commercial :
Konten yang tergolong komersial adalah foto/desain yang bisa digunakan untuk semua keperluan. Baik itu iklan, promosi, billboard dan lainnya. Foto/desain tersebut dalam bentuk orang, alam, binatang, landscape, objek dan lainnya.
Nah yang perlu kamu ketahui adalah konten komersial tidak boleh memperlihatkan logo suatu produk. Sebab konten komersial sifatnya bebas dan tidak mengandung unsur produk apapun di dalamnya.
Foto gedung/bangunan tertentu juga tidak bisa di submit sebagai konten komersial, apabila kamu mendapati foto gedung/bangunan tersebut di reject, kamu bisa submit foto tersebut sebagai konten editorial.
Sebelum upload, pastikan bahwa dalam foto akan kamu submit, tidak ada tulisan/logo apapun karena itu bisa menyebabkan reject. Contoh sederhananya:
Saya akan men-submit foto Pemandangan Pantai, tapi di Pasir Pantai tersebut terdapat "sampah bungkus permen Kiss", nah apakah ketika saya submit foto tersebut akan di approved? jawabannya NOT APPROVED. Karena sampah tersebut terdapat merk/tulisan yang menyebabkan reject, perlu diketahui bahwa sekecil apapun tulisan/brand yang nyelip pada foto kita, itu akan terdeteksi oleh pihak Shutterstock.
Jadi solusinya adalah bila tulisan/brand yang nyelip itu hanya sedikit/kecil, tinggal kamu hapus dengan healing tool/clone stamp. Bisa menggunakan aplikasi Photoshop, ataupun Snapseed (aplikasi mobile). Adapun jika tulisan/brand nya banyak, kamu bisa Submit as Editorial.
Editorial :
Konten editorial biasanya digunakan untuk keperluan berita dan ilustrasi oleh media. Kamu tidak perlu menyertakan model release dan tidak perlu untuk menghilangkan logo/tulisan di dalam foto tersebut.
Untuk pengisian Deskripsi konten Editorial adalah formatnya seperti berikut :
Kota, Provinsi, Negara - Bulan Tanggal, Tahun: Deskripsi/Judul foto
Contohnya seperti berikut :
Yogyakarta, Indonesia - November 19, 2019: A traffic jam at Yogyakarta city
Jangan lupa untuk klik/centang opsi Editorial
Mature = Dewasa
Content = Konten
Yang satu ini tidak perlu saya jelaskan, karena saya sendiri tidak men-submit konten seperti itu.
Terimakasih, semoga bisa bermanfaat untuk kamu yang baru mulai terjun di Shutterstock.
![]() |
| Centang Opsi Illustration |
Apa akibatnya jika kita submit desain dalam format .jpeg, dan kita lupa memilih opsi Illustration? Akibatnya adalah reject, alasan rejectnya seperti ini.
“This image must be designated as an illustration. Please resubmit and ensure the "Illustration" checkbox is checked before submitting,”
Solusinya? Mudah tinggal upload ulang dan jangan lupa klik/centang opsi Illustration.
Sekarang penjelasan tentang konten "Commercial" dan "Editorial". Saya jelaskan dengan baik semoga dapat dimengerti.
Commercial :
Konten yang tergolong komersial adalah foto/desain yang bisa digunakan untuk semua keperluan. Baik itu iklan, promosi, billboard dan lainnya. Foto/desain tersebut dalam bentuk orang, alam, binatang, landscape, objek dan lainnya.
Nah yang perlu kamu ketahui adalah konten komersial tidak boleh memperlihatkan logo suatu produk. Sebab konten komersial sifatnya bebas dan tidak mengandung unsur produk apapun di dalamnya.
Foto gedung/bangunan tertentu juga tidak bisa di submit sebagai konten komersial, apabila kamu mendapati foto gedung/bangunan tersebut di reject, kamu bisa submit foto tersebut sebagai konten editorial.
Sebelum upload, pastikan bahwa dalam foto akan kamu submit, tidak ada tulisan/logo apapun karena itu bisa menyebabkan reject. Contoh sederhananya:
Saya akan men-submit foto Pemandangan Pantai, tapi di Pasir Pantai tersebut terdapat "sampah bungkus permen Kiss", nah apakah ketika saya submit foto tersebut akan di approved? jawabannya NOT APPROVED. Karena sampah tersebut terdapat merk/tulisan yang menyebabkan reject, perlu diketahui bahwa sekecil apapun tulisan/brand yang nyelip pada foto kita, itu akan terdeteksi oleh pihak Shutterstock.
Jadi solusinya adalah bila tulisan/brand yang nyelip itu hanya sedikit/kecil, tinggal kamu hapus dengan healing tool/clone stamp. Bisa menggunakan aplikasi Photoshop, ataupun Snapseed (aplikasi mobile). Adapun jika tulisan/brand nya banyak, kamu bisa Submit as Editorial.
![]() |
| Contoh Foto Komersial Pemandangan |
![]() |
| Foto Menara Masjid Bisa Komersial |
Editorial :
Konten editorial biasanya digunakan untuk keperluan berita dan ilustrasi oleh media. Kamu tidak perlu menyertakan model release dan tidak perlu untuk menghilangkan logo/tulisan di dalam foto tersebut.
Untuk pengisian Deskripsi konten Editorial adalah formatnya seperti berikut :
Kota, Provinsi, Negara - Bulan Tanggal, Tahun: Deskripsi/Judul foto
Contohnya seperti berikut :
Yogyakarta, Indonesia - November 19, 2019: A traffic jam at Yogyakarta city
Jangan lupa untuk klik/centang opsi Editorial
![]() |
| Foto Editorial Pantai Yang dipenuhi Sampah |
![]() |
| Foto Editorial Kantor Telkom Indonesia |
Mature = Dewasa
Content = Konten
Yang satu ini tidak perlu saya jelaskan, karena saya sendiri tidak men-submit konten seperti itu.
Terimakasih, semoga bisa bermanfaat untuk kamu yang baru mulai terjun di Shutterstock.










Comments
Post a Comment